Friday, November 23, 2018

Contoh Perhitungan Manual Penyelesaian Soal dengan Menggunakan Metode TOPSIS

Contoh Perhitungan Manual Penyelesaian Soal dengan Menggunakan Metode TOPSIS

       TOPSIS atau kepanjangan dari Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution merupakan salah satu metode dalam Multiple Attribute Decision Making (MADM) yang menyelesaikan pengambilan keputusan multikriteria. Adapun contoh soal seperti berikut ini :
Terdapat 9 pemohon dari kredit motor, disini penulis menggunakan metode TOPSIS untuk melakukan perangkingan bagi pemohon yang melakukan kredit motor dengan beberapa kriteria yang akan dibahas pada berikut ini. 
  • Diketahui bobot dari setiap kriteria antara lain sebagai berikut :
    a.       Character/Karakter (C1)
    Kriteria Pemohon
    Bobot
    Sangat Baik
    5
    Baik
    4
    Cukup
    3
    Kurang
    2
    Sangat Kurang
    1

    b.      Capital/Uang Muka (C2)
    Kriteria Pemohon
    Bobot
    Dp >30% dari harga
    5
    Dp 26%-30% dari harga
    4
    Dp 21%-25% dari harga
    3
    Dp 16%-20% dari harga
    2
    Dp <15% dari harga
    1

    c.       Capacity/Kemampuan Melunasi (C3)
    Kriteria Pemohon
    Bobot
    Sangat Baik
    5
    Baik
    4
    Cukup
    3
    Kurang
    2
    Sangat Kurang
    1

    d.      Collateral/Jaminan (C4)
    Kriteria Pemohon
    Bobot
    Sertifikat tanah
    5
    BPKB mobil
    4
    BPKB motor
    3
    KTP
    2
    KK
    1

    e.       Condition/Kondisi (C5)
    Kriteria Pemohon
    Bobot
    Sangat Baik
    5
    Baik
    4
    Cukup
    3
    Kurang
    2
    Sangat Kurang
    1

    f.        Bobot (W) untuk masing-masing kriteria
    Kriteria
    Bobot
    Character/Karakter (C1)
    4
    Capital/Uang Muka (C2)
    5
    Capacity/Kemampuan Melunasi (C3)
    4
    Collateral/Jaminan (C4)
    3
    Condition/Kondisi (C5)
    4
     
      Dari 5 kriteria yang masing-masing memiliki bobot, dan berikut adalah data pemohon yang akan melakukan kredit motor dan telah memenuhi kriteria-kriteria tersebut. dari beberapa pemohon tersebut dapat dirangking pemohon yang memiliki peluang besar dengan menggunakan perhitungan TOPSIS. Adapun data tersebut antara lain :
  • Data Pemohon Kredit Motor dengan Kriteria

Alternatif dan Pemohon

C1

C2

C3

C4

C5

Andi

Kurang

Dp 26%-30% dari harga

Kurang

BPKB mobil

Baik

Beni

Cukup

Dp 26%-30% dari harga

Baik

BPKB mobil

Cukup

Candra

Kurang

Dp 16%-20% dari harga

Cukup

BPKB mobil

Sangat Baik

Dedi

Kurang

Dp >30% dari harga

Kurang

BPKB mobil

Cukup

Erlin

Baik

Dp <15% dari harga

Sangat Baik

Sertifikat tanah

Baik

Firas

Sangat Baik

Dp 16%-20% dari harga

Kurang

Sertifikat tanah

Cukup

Gugum

Cukup

Dp 21%-25% dari harga

Sangat Kurang

Sertifikat tanah

Sangat Baik

Heri

Cukup

Dp >30% dari harga

Baik

Sertifikat tanah

Cukup

Indah

Baik

Dp >30% dari harga

Cukup

Sertifikat tanah

Baik



































.       
  • Mengkonversikan data analisa kredit motor kedalam bentuk fuzzy
Data Konversi Pemohon Kredit Motor
Alternatif
Kriteria
C1
C2
C3
C4
C5
Andi
2
4
2
4
4
Beni
3
4
4
4
3
Candra
2
2
3
4
5
Dedi
1
5
2
4
3
Erlin
4
1
5
5
4
Firas
5
2
2
5
3
Gugum
3
3
1
5
5
Heri
3
5
4
5
3
Indah
4
5
3
5
4

  • Data yang telah dikonversi tersebut diubah menjadi matriks
   


     
  • Kemudian menghitung matriks yang ternormalisasi dengan rumus sebagai berikut : 
 
Sebelum mencari nilai  rij , kita akan   mencari nilai dengan rumus seperti berikut 
 





Setelah mendapatkan nilai Xn, maka selesaikan rumus rij seperti berikut :





  • Menghitung matriks yang ternomalisasi yang terbobot (Y), untuk bobot yang sudah ditentukan (W) = [4,5,4,3,4],

Rumus: yij = wi*rij 
 

  • Menentukan Solusi Ideal Positif (A+) dan Matriks Ideal Negatif (A-).
Rumus : A+ = max(y1+,y2+,…,yn+) dan  A- = max(y1-,y2-,…,yn-)



Setelah menentukan nilai positif dan negatif maka akan menhghasilkan seperti berikut ini :
A+
2,074
2,236
2,132
1,091
1,728
A-
0,415
0,447
0,426
0,873
1,037


  • Menghitung Jarak Solusi Ideal Positif (D+) dan Solusi Ideal Negatif (D-). Rumus untuk menghitungnya :

 
berikut adalah nilai dari  jarak solusi ideal positif

dan selanjutnya adalah nilai dari  jarak solusi ideal negatif







Menghitung Nilai Preferensi untuk setiap alternatif.
Rumus :
 

Nilai Preferensi
Perangkingan
V1
=2,516/2,516-1,885
=0,572
6
V2
=4,266/4,266-1,263
=0,772
3
V3
=1,820/1,820-2,031
=0,473
9
V4
=3,382/3,382-2,217
=0,604
5
V5
=4,320/4,320-1,869
=0,698
4
V6
=2,089/2,089-1,978
=0,514
7
V7
=2,155/2,155-2,097
=0,507
8
V8
=5,714/5,714-1,161
=0,831
2
V9
=5,339/5,339-1,009
=0,841
1
Dari nilai prefensi tersebut didapatkan perangkingan dari 9 pemohon, adapun pemohon yang 
berhak melakukan kredit motor berdasarkan perangkingan antara lain :
Pemohon
Rangking
Indah
1
Heri
2
Beni
3
Erlin
4
Dedi
5
Andi
6
Firas
7
Gugum
8
Candra
9
Jadi itu adalah penyelesaian dari perhitungan manual menggunakan metode TOPSIS yang dapat 
penulis kerjakan. Semoga bermfaat. 






1 comment


EmoticonEmoticon

Popular Posts